Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

20 Fakta Jurusan Psikologi yang Harus Kamu Tau


Ilmu psikologi yang mempelajari perilaku nampaknya cukup menjadi hal yang menarik minat banyak orang untuk mempelajarinya, hal tersebut dapat dilihat dari penerimaan mahasiswa baru jurusan psikologi yang selalu menjadi favorit di berbagai kampus. Sebelum tema-teman masuk jurusan psikolog, berikut gambaran tentang fakta jurusan psikologi, semoga bisa memberikan manfaat dan informasi buat teman-teman yang mau masuk jurusan psikologi.

1. Teman kuliahmu banyak ceweknya
Mayoritas mahasiswa Psikologi adalah perempuan. Jadi buat para pria jangan kaget bila nanti teman pria dalam satu kelas hanya beberapa orang saja. Bahkan jangan heran bila menemukan rasio perbandingan pria dan wanita 3 : 1.

2. Psikologi Masih Terus Berkembang
Bidang keilmuan Psikologi masih terus berkembang, Psikologi masih memiliki banyak sisi yang terus dikaji secara mendalam, maka jangan heran bila kamu nanti masuk kuliah jurusan psikologi, kamu akan menemukan banyak bidang psiklogi yang mengkaji hal yang spesifi, seperti; psikologi militer, kedirgantaraan, kemaritiman, forensik, dan masih banyak lagi.

3. Banyak Praktikum
Buat kamu yang mau masuk kuliah psikologi harus bersiap dengan praktikum perkuliahan. Biasanya menginjak semester 3 dan seterusnya selalu ada praktikum. Kebutuhan setiap praktikum pun beragam, mulai harus mencari orang yang bersedia untuk mesjadi testee (baca; orang yang menjadi objek praktikum) untuk dites, diwawancarai, bahkan sampai membawa anak kecil untuk di tes, otomatis sama emaknya juga diajak. Wwkwkw....


4. Teman kuliah yang sambil berobat jalan
Tidak ada manusia yang sempurna, jadi jangan kaget bila ada temen kuliah yang punya kekurangan (minder, cemas, dsb), ketika kuliah di psikologi jadi sering diskusi sama dosen buat minta masukan atau bahkan di terapi.... Semua itu harus diapresiasi karena keberaniannya untuk berani mengembangkan diri menjadi lebih baik.

5. Ilmu Abstrak
Psikologi membahas sesuatu hal tidak terlihat secara nyata bentuknya, tetapi efeknya terlihat. Seperti halnya ketika membahas mengenai kepercayaah diri, ada yang tau wujud kepercayaan diri seperti apa? Tidak ada. Yang bisa kita lihat hanyalah efeknya, mungkin terlihat tenang, tegang, grogi dan sebagainya. Jadi Psikologi membahas sesuatu yang tidak terlihat namun efeknya secara nyata terasa dalam keseharian.

6. Masih ada matematika
Buat teman-teman yang beranggapan kalau masuk psikologi karena ingin menghindari Matematika, anggapan itu kurang tepat, karena tetap ada mata kuliah statistiknya. Terdapat mata kuliah yang mengajarkan pembuatan alat ukur psikologi, yang tentu saja memakai perhitungan matematika juga. Jadi bisa dipastikan kalau teman-teman akan tetap bertemu dengan hitung-hitungan matematika.

7. Berkaitan dengan banyak disiplin ilmu
Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang perilaku, semakin spesifik dalam mengkaji perilaku manusia dalam bidang tertentu, maka akan bersinggungan dengan bidang lain. Seperti contoh bidang Psikologi Industri organisasi yang mengkaji perilaku manusia dalam ranah industri, tentu saja akan bersinggungan dengan bidang ilmu manajemen, teknik industri. Bidang Psikologi klinis bila semakin dalam mengkajinya akan bersinggungan dengan kedokteran jiwa. Begitu pula bidang psikologi yang lain.

8. Sering dianggap bisa baca pikiran
Jangan kaget kalau nanti sudah kuliah di Psikologi terus ketemu temen atau orang asing yang awam tentang psikologi kemudian ditanya “kamu bisa baca pikiran ya?”. Padahal itu gak bener adanya. Tapi kalau sampai ngalami gitu ya terserah respon teman-teman mau gimana menjawabnya....hahaha

9. Mempelajari pola perilaku, bukan sok tau
Psikologi mempelajari perilaku manusia, melihat penyebab perilaku terjadi, efek perilaku, dan efek berantai yang ditimbulkan. Jadi kalau sudah bertahun-tahun berkutat dengan hal kaya gitu, ketika dirumah atau lingkungan luar psikologi ketemu dengan perilaku yang menyimpang, wajar kalau saat ditanya bisa menjelaskan lebih gamblang.

10. Peluang karir
Sarjana psikologi memiliki peluang karir yang cukup beragam. Ada anggapan dimana ada manusia, disitulah psikologi bisa bekerja, ungkin ada benarnya juga, tapi tetap tergantung sejauh apa kemampuan yang kamu kuasai. Pilihan pekerjaan bisa di perusahaan menjadi HRD, pada ranah pendidikan menjadi konselor maupun guru BK, masuk ke ke konsultan, instansi pemerintahan,  TNI, POLRI, Asisten psikolog, wirausaha, dan masih banyak lagi lainnya.

11. Melihat dari sudut pandang berbeda
Saat kuliah dalam jurusan psikologis, tak jarang kita diajak untuk memahami apa yang dirasakan oleh orang lain dengan cara memposisikan diri sebagai orang lain. Hal itu memacu rasa empati dan sudut pandang dalam melihat permasalahan yang dihadapi oleh orang lain.

12. Sarjana Psikologi bukan seorang Psikolog
Untuk lulusan sarjana Psikologi bukan psikolog dengan kurikulum saat ini, seorang sarjana psikologi belum berhak mendapat gelar/sebutan psikolog.

13. Sulit lulus
Khusus untuk lulus kuliah itu sangat relatif ya, karena nyatanya ada juga yang bisa lulus cepat. Tapi memang bila penelitian akhirnya mengambil tema yang sulit atau dengan kriteria subjek yang rumit, terkadang hal tersebut membuat lama penyelesaian tugas akhir. So....bila nanti kuliah di psikologi, lebih bijaklah dalam mengambil tema tugas akhir yaa...

14. Sering jadi tempat curhat
Jangan heran bila nanti ketemu saudara atau kerabat yang tau kamu kuliah di jurusan psikologi, kemudian jadi curhat dadakan. Anggap saja itu sebagai sarana menerapkan ilmu yang sudah dipelajari untuk memberi manfaat ke orang lain, karena cukup dengan mendengarkan saja tanpa menilai baik atau buruk sudah membuat mereka senang dan lega.

15. Punya dosen idola
Pasti deh kalau nanti masuk jurusan psikologi, bakal ketemu dengan bergam dosen yang berkecimpung di bidang yang berbeda, siap siap bakal ngefans sama dosennya yaa....hahaa

16. Diskusi kasus dari berbagai sudut pandang
Terkadang ada teman yang memiliki fokus minat PIO, Pendidikan maupun Klinis, nah ketiga bidang ini walaupun berbeda tapi tetap berkaitan. Diskusi antar bidang untuk membahas satu kasus dari tiga bidang yang berbeda memberikan pemahaman yang baru dan lebih luas.

17. Analisis kasus yang sedang trending
Harus peka sama permasalahan yang sedang trending ya, karena tak jarang dosen akan memberikan tugas untuk melakukan analisis terhadap berita / kasus yang sedang viral. Jadi mirip-mirip seperti psikolog yang diminta menjadi narasumber di TV untuk melakukan analisis. Seru memang untuk yang satu ini....

18. Cewek Psikologi sering jadi idola
Sudah bukan rahasia lagi kalo fakultas psikologi didominasi oleh kaum hawa, tak jarang banyak anak psikologi yang jadi idola cowok fakultas lain.

19. Belajar sekaligus mengenali diri sendiri
Selama kuliah mempelajari tentang perilaku, tak jarang semua itu direfleksikan ke diri kita sendiri, melihat apa kekurangan diri kita serta mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk memperbaiki diri. Jadi sebelum membantu orang lain, setidaknya kita harus bisa membantu diri kita sendiri agar terbebas dari persoalan psikologis yang ada....

20. Harus lanjut sekolah lagi untuk jadi psikolog
Seorang sarjana psikologi belum mendapatkan sebutan psikolog, serta kewenangan untuk melakukan diagnostik, intervensi pun diluar ranahnya. Untuk mendapatkan sebutan psikolog dengan semua kewenangan profesi yang diperoleh, maka harus menempuh pendidikan lanjutan yaitu magister profesi psikologi, dimana jenjang pendidikan S1 harus linier.

Semoga Bermanfaat
Jangan lupa tinggalkan komentar dan follow blog ini ya.....


1 komentar untuk "20 Fakta Jurusan Psikologi yang Harus Kamu Tau"

  1. Kuliah psikologi karena mau berobat jalan hehe. Dulu aku milih Psikologi karena menurutku ilmunya bakal kepake di kehidupan sehari-hariku terutama setelah menikah dan punya anak. Karena di kampusku jurusan psikologinya juga belajar soal parenting. Btw, yuk kunjungi prodi Psikologi di kampusku --> klik di sini walisongo.ac.id

    BalasHapus

Silahkan berikan komentar dan masukan yang membangun agar blog ini menjadi lebih baik.