Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Change Management dan Berbagai Jenis Responnya

 
Change Management atau manajemen perubahan, dikatakan sebagai suatu pendekatan yang dilakukan guna memastikan setiap perubahan yang ada dapat memberikan manfaat untuk mencapai sasaran dan tujuan suatu organisasi. Perubahan yang dimaksud merupakan perubahan untuk bergerak maju dengan melakukan improvement dan inovasi agar setiap proses operasional dapat berjalan dengan lebih efisien. Berikut saya sertakan beberapa pengertian change management dari beberapa ahli.

Holger Nauheimer (2007) menyatakan bahwa management perubahan dapat diibaratkan sebagai sebuah rangkaian proses, alat dan teknik untuk mengatur perubahan pada sisi manusia untuk mendapatkan hasil yang diperlukan sehingga perubahan yang dituju dapat terjadi secara efektif melalui keterlibatan seluruh anggota tim sebagai agen perubahan.

Kotter (2011) Management perubahan dapat dikatakan sebagai suatu pendekatan untuk mengubah seluruh lapisan organisasi kearah masa depan yang diinginkan.

Karen Coffman dan Katie Lutes (2007) menyatakan bahwa manajemen perubahan adalah pendekatan yang terstruktur guna membantu organisasi dan setiap orang didalamnya untuk bertransformasi menuju keadaan yang diinginkan.

Berdasarkan pengertian dari beberapa ahli diatas, change management selalu berfokus untuk melakukan perubahan kedepan untuk menjadi lebih baik.

Alasan dibalik penerapan Change Management

Setiap organisasi yang ingin bertahan harus selalu melakukan perubahan, baik itu dalam skala kecil maupun besar. Penyebab terjadinya perubahan itu sendiri pun beragam, bisa dikarenakan faktor internal, maupun faktor eksternal.




Faktor Eksternal

Penyebab dilakukannya Change Management bisa dilihat dari perubahan yang terjadi pada aspek eksternal, aspek eksternal ini meliputi kompetitior, perilaku konsumen / pelanggan, perkembangan teknologi, kebijakan pemerintah, kondisi geografis, demografi serta masih banyak lagi. Jadi ketika terjadi perubahan dari sisi eksternal, cepat atau lambat perusahaan perlu melakukan penyesuaian dengan melakukan perubahan disisi iternal untuk menyeimbangkan kondisi internal dengan eksternal.

Sebagai contoh; Perusahaan A bergerak di bidang distribus produk customer good skala nasional, setiap hari divisi sales & operation melakukan survey keliling lokasi mitra seperti outlet dan merchant lainnya untuk melakukan pengecekan stok barang, produk mana yang laku dan produk yang kurang laku dipasaran. Nah dengan berkembangnya teknologi, Perusahaan A melakukan perubahan dengan memakai teknologi terbaru dalam proses pelaporan hasil pengecekan dan detailing barang, dengan demikian, jajaran management bisa lebih cepat mendapatkan data realtime, dengan cepat dapat menyesuaikan  kebutuhan produk di suatu daerah dan mengambil kebijakan strategis dengan cepat. Nah perubahan tersebut bisa dipicu karena adanya teknologi yang lebih maju, sehingga perusahaan melakukan perubahan dengan mengadopsi teknologi tersebut dalam proses operasional mereka.

Faktor Internal

Kondisi internal ini erat kaitannya dengan keadaan didalam perusahaan yang bila dibiarkan berpotensi mengarahkan pada ketidakefektifan dalam proses kerja, kecepatan pelayanan yang kalah dari kompetitor, situasi kerja yang kurang kondusif, budaya yang tidak sehat, kurang gairah dalam mencapai target, sehingga dapat mempengaruhi pencapaian tujuan perusahaan.

Banyak contoh yang bisa diangkat terkait penyebab internal dilakukannya change management, salah satunya contohnya adalah perusahaan X yang bergerak pada bidang ritail, dimana pada perusahaan tersebut memiliki karyawan yang mayoritas berusia 30 tahun keatas dan sudah menikah, karyawan yang bekerja disitu cenderung merasa nyaman, sehingga enggan untuk dipromosikan naik jabatan karena sudah merasa sudah puas dengan apa yang didapatkan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan masalah dalam perusahaan karena untuk jangka panjang akan kesulitan mencari kandidat yang bersedia measuk jajaran manajerial, semangat untuk berprestasi karyawan cenderung menurun dan memilih tetap berada pada zona nyaman pekerjaannya. Dengan melihat kondisi tersebut, tentu perusahaan perlu melakukan Change Management dengan melakukan perubahan mendasar pada bidang yang terkait dengan tata kelola Sumber Daya Manusia.

Pada saat ingin menerapkan Change Management, tentu akan muncul berbagai respon dari anggota perusahaan, khususnya oleh mereka yang berkaitan langsung dengan program change management. Terdapat empat respon terhadap perubahan yang akan diusung;

a.       Respon gaya pasrah
     Orang dengan gaya pasrah ini cenderung menunjukkan hal berikut: Ia akan cenderung merasa marah/ tertekan. Kembali pada cara lama dalam melakukan segala sesuatu. Mengisolasi diri, bila gagal akan meminta bantuan, merasa korban dari sebuah perubahan. Sikapnya: Cenderung mempertanyakan mengapa hal ini terjadi pada saya, mengapa hal tersebut tidak dapat kembali seperti semula.
b.      Respon gaya protes

Orang dengan gaya protes ini cenderung menunjukkan perilaku yang melawan perubahan, ia selalu mencari alasan bahwa perubahan yang ditetapkan tidak akan sukses, Ia juga cenderung gagal melihat hasil yang positif dari perubahan. Ia akan bersikap selalu ragi perubahan ini akan meningkatkan sesuatu.

c.       Respon gaya pengamat

Orang dengan gaya pengamat ini akan menunjukkan perilaku yang segan untuk terlibat dalam setiap keputusan terkait perubahan yang dicanangkan, Ia juga lebih senang menunggu orang lain untuk mengambil keputusan dan kemudian mengikutinya, Ia akan sering menanyakan apakah perubahan tersebut memang sudah sesuai dan diperlukan atau tidak. Ia juga cenderung bersikap mencari aman, “saya tidak akan mengikuti sampai saya yakin hal itu selamat”, “Saya tunggu orang yang punya pengalaman lebih banyak untuk membukakan jalan”.

 d.      Respon gaya nahkoda

Orang dengan gaya nahkoda ini memiliki inisiatif yang cenderung tinggi dalam menyikapi perubahan, Ia akan antusias dalam mencari langkah alternative yang mungkin diambil dan memberikan penjelasan kepada rekan-rekan yang lain agar lebih mudah memahami pentingnya dilakukan perubahan.

Nah demikian tadi merupakan sekilas tentang pengertian change management dan respon orang yang terkait apabila program change management dijalankan. Semoga bisa bermanfaat.


 


Posting Komentar untuk "Pengertian Change Management dan Berbagai Jenis Responnya"